Cari Tahu Cara Mencegah Gigi Busuk pada Anak

Cari Tahu Cara Mencegah Konsumsi gizi yang jelek, langkah menggosok gigi yang keliru, sampai rutinitas minum dan makan yang buruk dapat tingkatkan resiko kerusakan gigi pada anak yang bisa berkembang jadi gigi busuk.

Untuk menahan gigi busuk pada anak, Bunda dapat coba cara-cara berikut ini: Cari Tahu Cara Mencegah

1. Ajari anak menggosok gigi secara benar
Hal pertama yang dapat Bunda kerjakan untuk menahan pembusukan gigi pada anak ialah mengajarkannya sedini kemungkinan langkah menggosok gigi yang betul. Bunda mulai bisa melatih Sang Kecil menggosok gigi dari umur satu tahun atau selekasnya sesudah dia sanggup buang ludah.
Bunda dianjurkan untuk menggosok gigi anak 2x satu hari, sesudah sarapan dan saat sebelum tidur, 30 detik sampai 1 menit setiap kali menggosok gigi. Janganlah lupa untuk memakai pasta gigi khusus anak yang memiliki kandungan fluoride ya, Bun!
2. Awasi konsumsi minuman atau makanan manis
Kecuali tingkatkan resiko anak alami kegemukan, kebanyakan
konsumsi minuman atau makanan manis, seperti cokelat, permen, dan sof drink membuat Sang Kecil lebih beresiko alami kerusakan dan pembusukan gigi.
Makin kerap konsumsi makanan manis, kerja air liur yang berperanan selaku pencuci gigi alami akan makin sedikit. Karena itu, Bunda disarankan untuk kurangi frekwensi Sang Kecil konsumsi makanan manis.
3. Ajari anak berkumur
Tersisa makanan atau gula yang melekat pada permukaan gigi akan menghancurkan susunan gigi. Jadi, bawalah Sang Kecil berkumur sama air sesudah dia konsumsi minuman dan makanan yang manis atau lekat.
Jika anak sudah berumur lebih dari satu tahun, dia mulai dapat diberikan untuk minum langsung dari gelas biasa. Langkah ini berguna untuk menolong mencuci tersisa makanan dan gula yang melekat pada permukaan gigi dan mulut.
4. Jauhi biarkan anak tidur sekalian menghisap botol atau mengemut makanan di mulut
Biarkan anak tidur dalam sikap menghisap botol atau masih mengulum makanan dalam mulut
bisa tingkatkan resiko anak alami pembusukan gigi, infeksi telinga, bahkan juga terselak.
Karena itu, Bunda perlu pastikan Sang Kecil sudah habiskan minuman
dan makanan saat sebelum tidur, dan melepas botol atau dot dari mulutnya jika dia lelap.